Sahabatku pUnkmore

Sahabatku pUnkmore
saHabat untuk sLamanya

Jumat, 21 Oktober 2011

KEJANG DEMAM
Definisi
Bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (rektal diatas 380 C) Merupakan kelainan neurologis yang sering dijumpai pada anak terutama pada golongan umur 6 bulan-4 tahun.
Patofisiologi
0C perubahan keseimbangan dari membran sel neuron difusi ion K+ dan ion Na+ melalui membran lepas muatan listrik keseluruh sel dan membran dengan bantuan neurotransmiter KEJANG.
KEJANG
Singkat lama
~tidak berbahaya dan <15 style=""> ~disertai apnea, O2 naik, . energi naik untuk kontraksi otot dan > 15 menit
~hipoksemia
~ hiperkapnia
~asidosislaktat
metabolisme otak terjadi kerusakan neuron otak kelainan anatomis diotak EPILEPSI
Manifestasi klinis
- 0C disebabkan infeksi diluar SSP, misalnya tonsilitis, otitis media akut, bronkitis, furunkulosis, dll.
- Serangan kejang terjadi dalam 24jam pertama sewaktu demam.
- Umumnya kejang berhenti sendiri.
- Setelah beberapa detik/menit anak akan terbangun dan sadar kembali tanpa ada kelainan.
Diagnosa banding
Anak yang disertai kejang harus/perlu diwaspadai untuk menyingkirkan dahulu apakah ada kelaianan diotak, dan harus dipikirkan apa penyebab kejang itu dari dalam atau dari luarSSP. Kelaianan diotak biasanya karena infeksi, misalnya miningitis, ensefalitis,dll.
Prognosis
Dengan penanggulangan yang tepat dan cepat, prognosisnya baik dan tidak perlu menyebabkan kematian.
Resiko ang akan dihadapai oleh seorang anakn sesudah menderita kejang demam tergantung dari faktor:
  1. Riwayat penyakit kejang tanpa demam dalam keluarga.
  2. kelaianan dalam perkembangan atau kelaianan saraf sebelum anak menderita kejang demam.
  3. Kejang berlangsung lama.
Penanggulangan
  1. Membrantas kejang secepat mungkin.
Bila perlu datang dalam keadaan status konulsifus, obat pilihan utama adalah diazapam yang diberikan secara intravena, keampuan deazepam untuk menekan kejang adalah, sekitar 80%-90%. Pemberian diazepam pada anak secara intravena sangat menyulitkan, cara yang mudah, sederjhana dan efektif melalui reletum.
  1. Pengobatan penunjang
- Pakaian yang ketat dilonggarkan.
- Posisi kepala miring untuk mencegah aspirasi isi lambung.
- Mengusahakan jalan nafas ang besar.
- Pengisapan lendir secara teratur dan pengobatan ditambah dengan pemberian O2.
- Fungsi vital seperti kesadaran, suhu, TD, pernafasan dan fungsi jantung diawasi secara ketat.
- Untuk mencegah terjadinya edema otak, diberikan kortikosteroid, yaitu dengan dosis 20-30 mg/Kg BB/hari dibagi 0,5-1 ampul setiap 6jam sampai keadaan membaik.
3. Pengobatan rumat (lanjutan)
Daya kerja deazepam sangat singkat yaitu antara 45-60 menit, oleh sebab itu harus diberikan obat antiepileptik denagn kerja lama misalnya fenobrbital atau definilhidantion.
Lanjutan engobatan rumat ini tergantung dari pada keadaan penderita, dinagi atas 2 bagian yaitu:
  1. Porfilaksis intermiten
Digunakan untuk mencegah terjadinya kejang dikemudian hari. Penderita diberi obatcampuran antikonvulsan (dosis 4-5 mg/Kg bb/hari) dan antipiretika (dosis 60mg/tahun/kali).
Prolaksis intermiten diberikan pada anak menderita kejang demam sederana yang sangat kecil sampai sekitar mur 4tahun.
  1. Profilaksis jangka panjang
Digunakan untuk mencegah terjadinya kejang dikemudian hari, diberikan pada keadaan:
  1. Epilepsi yang diprovokasi oleh demam
  2. Keadaan kejang demam yang mempunyaiciri:
    1. Gangguan perkembangan saraf.
    2. Kejang lebih dari 15menit.
    3. Terdapat riwayat kejang tanpa demam
    4. Terjadi kejang berulang.kejang demam pada bayi berumur dibawah 12 bulan.
Obat yang dipakai pada protikulasi jangka panjang ialah:
1. Fenobarital
Dosis 4-5 mg/kg bb/hari
Efek samping .hiperaktif dan perubahan sklus tidur (suka tidur)
2. Sodium valproat / asam valproat (epilin, depakene)
Dosis 20-30 mg/kg bb/hari dibagi dalam 3 dosis.
Efek samping , mual, kerusakan hepar dan pankreatitis.
3. Fenitoin (dilantin)
Diberikan sebagai pengganti fenobarbital.
4. Mencari dan mengobati penyebab
Penyebab kejang baik yang sederhana maupun ag epilepsi yang diprovokasi oleh demam biasanya infeksi traktus respiratorius bagian atas dqan otitis media akut.
- anak dengan kejang untuk pertama kali sebaiknya dikerjakan pemeriksaan lumbal.
- Anak dengan kejang lama pemeriksaan infeksi yaitu pemriksaan fungsi lumbal,darah lengkap misalnya : gula darah, kalium, magnesium, kalsium, natrium, nitrogen dan faal hati.
BAGAN MEMBRANTAS KEJANG
1. Segera diberikan diazeam intravena dosis rata-rata 0,3 mg/kg bb
atau
diazepam rektal dosis <10 kg : 5mg retikol
bila kejang tidak berhenti >10kg: 10 mg retikol

OLeh :
Uswatun Hasanah
10111546

Tidak ada komentar:

Posting Komentar